Kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPS Membangun Kompetensi Guru SMP di Kabupaten Gunungkidul
Gunungkidul, 15 Juli 2023 - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gunungkidul, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPS bagi guru-guru SMP. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 11 hingga 14 Juli 2023, diadakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Dengan melibatkan guru-guru SMP se-Kabupaten Gunungkidul, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kompetensi guru-guru dalam mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
![]() |
| Kegiatan Lesson Study |
Lesson Study merupakan suatu pendekatan pengembangan profesionalisme guru yang berasal dari Jepang. Pendekatan ini melibatkan kolaborasi antara beberapa guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara bersama-sama. Melalui Lesson Study, guru dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, mengamati praktik pembelajaran satu sama lain, serta merumuskan strategi pengajaran yang efektif. Dalam konteks kegiatan Lesson Study IPS ini, para guru SMP di Kabupaten Gunungkidul berkesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang metode dan pendekatan pembelajaran IPS yang inovatif dan sesuai dengan kurikulum terkini.
Kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPS ini diikuti oleh sekitar 100 guru-guru SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Gunungkidul. Setiap peserta Lesson Study membentuk kelompok kecil yang terdiri dari beberapa guru dengan minat dan bidang pengajaran yang serupa. Kelompok-kelompok ini kemudian bekerja sama dalam merancang dan melaksanakan sebuah pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk mata pelajaran IPS.
Selama kegiatan Lesson Study, para guru SMP mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengetahuan, serta mengamati praktik pembelajaran yang dilakukan oleh kelompok lain. Mereka juga diajak untuk mempertimbangkan berbagai aspek, seperti penerapan pendekatan yang berpusat pada siswa, penggunaan sumber belajar yang variatif, dan evaluasi pembelajaran yang komprehensif. Guru-guru tersebut diberi kebebasan untuk mencoba dan mengembangkan metode pengajaran yang mereka anggap efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Praktek Pembelajaran
Dalam kegiatan Lesson Study ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang pembelajaran yaitu Pengawas Kabupaten Gunungkidul. Narasumber tersebut memberikan pengetahuan dan wawasan yang mendalam mengenai berbagai strategi pengajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Para guru pun diajak untuk mempraktikkan strategi-strategi tersebut dalam suasana kolaboratif bersama dengan rekan seprofesi mereka.
Selain itu, kegiatan ini juga dijadikan sebagai forum untuk mendiskusikan tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru dalam mengajar IPS. Para peserta Lesson Study saling bertukar pengalaman dan memberikan solusi terhadap berbagai masalah yang mereka temui. Hal ini memberikan peluang bagi guru-guru untuk belajar dari pengalaman yang telah teruji dan berbagi pengetahuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah-sekolah mereka.
Diharapkan bahwa melalui kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPS ini, para guru SMP di Kabupaten Gunungkidul dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengajaran IPS yang efektif dan inovatif. Mereka akan memperoleh berbagai strategi dan metode pengajaran yang dapat diterapkan dalam kelas-kelas mereka sehingga dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran IPS. Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul berharap bahwa kegiatan ini dapat berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gunungkidul secara keseluruhan.
Dengan adanya kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPS ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi guru-guru. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan mutu pembelajaran IPS di sekolah-sekolah di Kabupaten Gunungkidul. Semoga kegiatan serupa dapat terus diadakan guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan di masa mendatang.


