MGMP IPS Kabupaten Gunungkidul kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan kompetensi guru melalui program Studi Sosial I yang dilaksanakan pada Hari Belajar Guru, Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 39 guru IPS dari berbagai SMP di Kabupaten Gunungkidul sebagai bagian dari penguatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan budaya lokal.
Mengusung tema “Eksplorasi Goa Braholo, Dusun Wota Wati, dan Lembah Bengawan Solo Purba Pantai Sadeng”, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan sekaligus memperkaya wawasan guru dalam mengintegrasikan materi geografi, sejarah, sosiologi, dan lingkungan ke dalam pembelajaran IPS.
Tahap awal kegiatan diawali dengan pembekalan yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Ponjong. Dalam sesi pembekalan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tujuan kegiatan, teknis observasi lapangan, serta penguatan materi terkait situs-situs yang akan dikunjungi. Pembekalan juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning) agar guru mampu menghadirkan pembelajaran IPS yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik.
Setelah pembekalan selesai, rombongan peserta berangkat menuju lokasi pertama yaitu Goa Braholo. Goa Braholo dikenal sebagai salah satu situs prasejarah penting di Gunungkidul yang menyimpan jejak kehidupan manusia purba. Di lokasi ini, peserta melakukan pengamatan terhadap kondisi geologi kawasan karst sekaligus mendiskusikan nilai historis dan arkeologis yang dapat dijadikan sumber belajar IPS.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Dusun Wota Wati untuk mengamati kehidupan sosial masyarakat dan potensi lokal yang berkembang di wilayah tersebut. Para guru berdiskusi mengenai dinamika sosial budaya masyarakat serta peluang integrasi pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam mata pelajaran IPS.
Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Lembah Bengawan Solo Purba Pantai Sadeng. Kawasan ini menjadi salah satu objek penting dalam kajian geografi dan sejarah alam karena merupakan bekas aliran Sungai Bengawan Solo Purba yang dahulu bermuara di kawasan Pantai Sadeng. Peserta melakukan observasi bentang alam dan mendalami proses geomorfologi yang membentuk kawasan tersebut.
- Agus Sutikno
- Akhmad Shatiri
- Ana Susilowati, S. Pd.
- Aris Wahyudi
- Budi Setiyarso, S.Pd., M.Pd.
- Budiraharja, S. PD.
- DANI W
- Deanesia Costari Solid Hartanti
- Elita Supatmi
- Fitriana Syamsiyah, S.Pd
- Haryanto, S.Pd.
- INDRI PUSPITASARI
- Kusni Hidayati
- Laili Rohmatun, S.Pd.
- Muhammad Wildan Rezki Advunansyah
- Nurdhani Dharianta
- Nurfitriah
- Nurul Fatonah Handayani, S.Pd
- Patridina Yunitasari, S. Pd.
- Purwaka
- Purwanti, S,Pd
- Riastuti Puspandari
- Rini Harjanti, M.Pd
- Selfi Dahliyawati, S.Pd
- Septi Rahyuni, S.Pd.
- Sri Nurtiningsih, S.Pd.
- Sri Purwanti, S.Pd., M. Pd
- Subandi, S.Pd
- SUBARDIYONO, S.E, M.Pd
- Sujimanto
- Susilowati, S.Pd.I
- Teguh Wiyono , S.S.
- Tri Silawati
- Trismiyanti
- Tugiran
- Utami Dwi Ratna Asih, S.Pd.
- Wagiyo,S.Pd
- Walgiyanti, M.Pd
- Yati Siti Alinah




